Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Demak Gelar Kerja Bakti Massal
Demak – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Demak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif melalui kegiatan kerja bakti bersih lingkungan secara serentak yang digelar pada Jumat (5/6/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menyatakan bahwa peringatan tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mendorong aksi nyata kolektif. Menurutnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 1972 menjadi panggilan global menghadapi Triple Planetary Crisis atau tiga krisis planet utama, yaitu perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, serta polusi lingkungan.
“Permasalahan lingkungan saat ini membutuhkan percepatan kerja bersama dan aksi nyata dari seluruh pihak dalam menjaga serta mengelola lingkungan hidup,” tegas Sekda Akhmad Sugiharto.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dan tema global #NowForClimate (#SekarangUntukIklim). Tema tersebut menjadi seruan kuat untuk memperkuat pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat luas, serta penerapan solusi hijau yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Demak juga terus mendorong internalisasi nilai pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini diharapkan dapat membentuk budaya dan gaya hidup baru di masyarakat yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak akan melaksanakan serangkaian kegiatan kampanye dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Perubahan Iklim Sudah Terasa Saat Ini
Pesan utama yang disampaikan dalam peringatan ini menekankan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah dirasakan masyarakat saat ini. Cuaca ekstrem, peningkatan suhu udara, banjir, kekeringan, serta berbagai gangguan lingkungan lainnya menjadi bukti nyata.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Setiap tindakan kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi,” pungkasnya.
Kegiatan kerja bakti massal diharapkan menjadi awal gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga generasi muda di Kabupaten Demak. Dengan semangat kolaborasi, Demak berkomitmen menjadi bagian dari solusi global dalam menjaga planet bumi.
